Pacar itu adalah orang yang bukan siapa-siapa nya kita dan belum tentu menjadi siapa-siapa nya kita.
Tapi yang aneh bin ajaib adalah kok
pacar kita berani ngatur hidup kita ya?
Kok kita malah lebih patuh kepada pacar
kita daripada patuh pada orangtua kita dan kakak kita?
Padahal, pacar kita BUKAN siapa-siapa nya kita dan BELUM
TENTU menjadi siapa-siapa nya kita. Pahami baik-baik ya.
Kalian yang pada pacaran, apakah kalian
sadar???
Kalian rela mengeluarkan waktu, uang,
dan tenaga untuk pacar. Bahkan, kalian rela dipegang-pegang, dipeluk, dan
dicium oleh pacar kalian.
Kalian yang pada pacaran, apakah kalian
sadar???
Sayang banget kan waktu, uang, dan
tenaga kita dipake untuk membiayai orang yang belum tentu menjadi suami atau
istri kita.
Sayang banget kan diri kita dinikmati
oleh seseorang yang tidak jelas statusnya dalam hidup kita. Pacar itu belum
tentu menjadi suami atau belum tentu menjadi istri. Yang namanya cinta mah nggak
kayak begitu. Itu bukan cinta, tapi nafsu.
Selain itu, kalau kita merasa bahwa kita
ngasih uang ke pacar dianggap sebagai sedekah, maka kita keliru.
Sedekah kok ke pacar? Di luar sana masih
banyak orang miskin, banyak korban bencana alam, banyak yatim piatu, masjid
yang butuh dibangun, sekolah yang ambruk, jalanan rusak, dan jembatan
rusak. Semua itu butuh bantuan uang dan
harta benda lainnya.
Kita jangan terus-terusan ngandelin
pemerintah untuk membenahi bangsa dan negara ini. Kalau kita punya waktu, uang,
dan tenaga, ya dipake dong walau belum banyak. Kita bisa mendapatkan pahala
karena bersedekah dan mendukung kebaikan.
Semoga tulisan ini bisa menjadi
perantara datangnya hidayah Allah kepada teman-teman yang masih pacaran,
sehingga bisa segera putus dari pacarnya.
Ditulis
oleh : Rian Bin Taro.
Sumber
gambar : Google
No comments:
Post a Comment
silahkan komen dengan santun, bijak, boleh juga mengkritik, tapi tetap saling menjaga satu sama lain, akan lebih baiknya anda tidak spam. thanks